Program Redistribusi Tanah Dari BPN Diduga Dikotori Oleh Oknum sekdes Mukti karya

Mesuji infoberitakorupsi.my.id

Pemerintah dalam berbagai upaya melakukan pemerataan kepemilikan tanah dan penguasaan tanah ,pemerataan dalam pembangunan pertanian, maka melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN ) yang ada di Kabupaten Mesuji meluncurkan Program sertifikat Redis .

Program sertifikat redis ini program redistribusi tanah yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) secara gratis , namun disisi lain oleh oknum sekdes Desa Mukti karya, kecamatan Panca Jaya, kabupaten Mesuji diduga telah dilakukan pemungutan biaya sebesar satu juta rupiah per buku .

Terkompimasi Beberapa warga namanya enggan disebut yang sudah menerima buku sertifikat saat ditemui di kediamanya mengatakan ” Engeh mas Kulo mbayar satu juta rupiah, wong tak Nyang, malah jare ee kuwi wes program ra ISO , yo aku gak ro lak kuwi gratis, sak urunge lak gawe sertifikat Yo larang iki enek sertifikat murah sakjuta mas maka ne tak parani lurah Karo sekdes ee… bayar ee Karo carik ee wi ,,,” bebernya.

Melalui panggilan telpon sekretaris LSM KAKI Busrimansah pada hari Selasa malam 27 Maret 2025 , dirinya meminta agar penegak hukum yang ada kabupaten Mesuji dapat menindak lanjuti adanya dugaan pungli program sertifikat redis.yang ada di Desa Mukti karya kecamatan panca jaya. Apabila praktik _ praktik seperti ini bila dibiarkan bisa jadi akan berkembang di Desa lain , penegak hukum harus bisa menyikapi adanya berita dugaan pungli ini”pintanya LSM KAKI.

Karena dugaan Pungutan Liar (pungli) pada program Redis ini dapat dijerat dengan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, serta dapat dijerat dengan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Busri menambahkan , jangan sampai program sertifikat Redis ini dikotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan justru memanfaatkan kesempatan untuk keuntungan sendiri atau golongan , tutupnya .

Sementara sekdes Mukti karya berinisial ( AS ) saat ditemui beliau mengatakan kalau di desa kami tidak ada pungutan mas, bahkan kami warga yang kasi kami makan mereka yang bayarin,sudah kami bagikan ke warga di bulan Januari, iya mengakui ada program redis dan sudah dibagikan tahun kemarin. Iya menyebutkan seingat ku jumlah buku yang telah dibagikan ± 40 buku. (Tim)

Wakil LSM: Busri
No TLP : 0852-9271-3XXX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *